Diduga Kades Kaloran Kuasai Anggaran DD Melalui Proyek untuk Keuntungan Pribadi


Jawapes Nganjuk - Dalam  pelaksanaan Dana Desa (DD), Kepala Desa di bantu Tim kerja yang terdiri dari, TIM TPK, PTPKD, PBJ (Pengadaan barang dan jasa), Bendahara dan semua bekerja sesuai tupoksinya serta peraturan yang ada. Kepala Desa tidak dibenarkan menguasai semua anggaran terutama anggaran fisik. Salah satu tujuannya adalah supaya tidak ada oknum Kades bermain atau mencari keuntungan pribadi dari proyek dana desa.
 
Tapi lain yang di lakukan oleh Kepala Desa Kaloran Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk ini, semua tim kerja pelaksanaan DD hanya di jadikan boneka olek Kades (Karjono). Dari hasil konfirmasi salah satu perangkat desa menjelaskan,"Semua anggaran proyek infrastruktur serta pembelanjaan bahan bangunan semua di lakukan oleh Kepala Desa, untuk lebih lengkapnya tanya saja ke Pak Kades," jelasnya.

Sementara informasi yang di dapat dari Pelaksana Kegiatan (PK) pembangunan (Jogoboyo Wardi) melalui handphone juga mengatakan bahwa Dia hanya di suruh mengawasi pekerja saja, soal dana anggaran dan pembelanjaan proyek Dana Desa semua di lakukan oleh Kepala Desa.

Lain halnya penjelasan dari Kades Karjono pada saat bertemu di ruang kerjanya. "Kalau soal pembangunan di kerjakan oleh warga, tanpa di suruh atau di perintah, dengan kemauan sendiri, warga datang untuk gotong royong dan membantu," ucapnya.

Sedangkan penjelasan dari Kades Karjono berseberangan dengan informasi warga sekitar lokasi pembangunan. "Semua warga disuruh kerja bakti untuk membantu agar cepat selesai, soal upah tidak ada, yang dapat upah hanya tukang dari desa tunjukan Pak Kades saja," katanya.

Dengan adanya beberapa informasi diatas, ada dugaan Kepala Desa mencari keuntungan pribadi untuk memperkaya diri sendiri dari hasil kegiatan dan pelaksanaan serta upah kerja atau Padat Karya Tunai (PKT) yang seharusnya menjadi hak dari pekerja tidak diberikan.

Diharapkan kepada pihak dinas terkait agar mengevaluasi serta memberikan teguran kepada Kades Kaloran dan bertindak tegas untuk menyelamatkan uang rakyat supaya martabat penegak hukum tidak jatuh di mata rakyat.(tim)

join

join


kali berita ini telah dibaca

Posting Komentar

0 Komentar

wa