Akses Ditutup, 509 Warga RW 12 Desa Waru Sidoarjo Jalani Isolasi Mandiri

Jawapes Sidoarjo - Diduga sering berkerumun, seluruh warga RW 12 Desa Waru, Sidoarjo yang berjumlah 509 orang menjalani isolasi mandiri lantaran ada beberapa warga yang dinyatakan reaktif covid-19. Isolasi mandiri tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona dan atas kesadaran dari warga tersebut.

Seperti disampaikan Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji usai menyerahkan bantuan, bahwa total sekitar 15 warga dinyatakan positif covid-19, dua orang meninggal dunia dan PDP 16 orang yang berada di RW 12 Desa Waru ini harus menjalani isolasi mandiri. Kenapa demikian? Agar penyebaran virusnya tidak kemana-mana.

"Perlu saya luruskan, bahwa awalnya ada warga yang terjangkit virus ini karena menghadiri tahlilan di salah satu warga yang meninggal," terangnya.

Agar virus tidak menyebar, berdasar perkembangan penyebaran Covid-19 yang begitu cepat di wilayah ini, maka Pemkab Sidoarjo bersama instansi terkait memberlakukan isolasi mandiri bagi warga, ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji di lokasi.

"Untuk kebutuhan sehari-hari, Pemkab Sidoarjo bersama instansi terkait menyediakan keperluan semua yang ditaruh di sentra pangan, dan untuk sahur, kami juga antar khusus untuk warga RT 12 Desa Waru, jadi warga tidak perlu merasa khawatir akan hal itu," tandasnya.

Pos check point juga telah didirikan di akses keluar masuk desa. Jadi warga harus melalui pemeriksaan lengkap serta diterapkannya protokol kesehatan, seperti diwajibkan cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh, hingga penyemprotan cairan disinfektan di pos ini, imbuh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Sementara itu, Mujiono selaku Ketua RW 12 Desa Waru menambahkan bahwa awalnya itu ada warga yang meninggal pada 25 Maret 2020 lalu di RS Mitra Keluarga. Dan warga tersebut dinyatakan sakit jantung.

"Jika sekarang di RW 12 ini ditutup akses keluar masuk, mungkin karena waktu itu warga menghadiri tahlilan dari warga yang meninggal tersebut. Ya mungkin karena mampu jadi yang datang itu banyak pada acara tahlilan tersebut," terangnya.

Tambah Mujiono, karena di acara tahlilan khan banyak orang dan mungkin ada orang yang sudah membawa virus corona. Jadi akhirnya sekarang banyak yang dinyatakan positif.

"Atas perintah Kapolresta Sidoarjo, akhirnya di RW 12 ini seluruh warga disuruh untuk isolasi mandiri dan akses jalan ditutup. Kami bersama-sama untuk dapat ikut mengawasi, selama isolasi mandiri, warga dilarang keluar rumah," pungkasnya.

(Tyaz)

join

join


kali berita ini telah dibaca

Posting Komentar

0 Komentar

wa