Sindikat Pembajakan Muatan Truck Diungkap Polda Jatim


              

Jawapes Surabaya - Tim Resmob Jogo Boyo Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pembajakan isi muatan truck dari Bogor, Jawa Barat, menuju Krian Jawa Timur yang dilakukan oleh sopir truck bekerjasama dengan teman - temannya sebagai sindikat untuk menggelapkan muatan truck.

Sementara ini pelaku sindikat pembajakan isi truck yakni SS (40) warga Mojokerto dan BN (33) warga Gresik berhasil diringkus, kita terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kedua pelaku karena berusaha melarikan diri serta melawan petugas, ungkap Kompol Oki Ahadian Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, (14/2/2020).


Awal hasil penyelidikan, salah satu pelaku sopir truck expedisi ini melakukan pengiriman barang berupa besi sebanyak 50 ton milik PT. Huansing dari Bogor, Jawa Barat, menuju ke Krian Sidoarjo Jawa Timur, lanjutnya.

Oki Ahadian menjelaskan, saat di tengah perjalanan dalam pengiriman barang tersebut truck dibelokkan ke arah wilayah Malang dan sopir truck itu digantikan oleh temannya yang lain sesama sindikat.

Akhirnya, truck yang berangkat dari Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (4/2/2020) dan seharusnya sampai ke Krian, Sidoarjo, hari (Jum'at atau Sabtu) sesuai jadwal, namun barang tersebut tidak sampai ke alamat tempat tujuan, terangnya.


Pihak pemesan barang kemudian melaporkan kejadian itu ke Kepolisian Daerah Jawa Timur, lalu Tim Jogo Boyo Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim melakukan pengejaran. Dalam selang waktu tidak seberapa lama berhasil meringkus kedua pelaku sebagai sindikat pembajakan muatan, bebernya.

Oki Ahadian menegaskan, pelaku sindikat pembajakan muatan truck ini sudah melakukan aksinya sekitar tujuh bulan yang lalu, akibat pembajakan ini korban mengalami kerugian sekitar Rp 750 hingga sampai 760 juta.

Kita sudah mengantongi nama - nama (Identitasnya) pelaku sindikat pembajakan yang lainnya dan masih kita lakukan pengejaran terhadap mereka, tandasnya.

(Dedy)

join

join


kali berita ini telah dibaca

Post a comment

0 Comments

wa